Gerbang Pleret

Gerbang Pleret merupakan Pusat Informasi destinasi wisata di Kalurahan Pleret. Gerbang Pleret beralamat di jalan Jejeran-Pleret Kerto Pleret Bantul Yogyakarta di samping barat Kantor Pemerintah Kalurahan Pleret. Gerbang Pleret ini dibangung dengan APBKAL Kalurahan Pleret Tahun 2021 dan 2022 dengan sumber Dana BKK Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Disamping ini Live Acara Pembukaan Gerbang Pleret Sabtu 10 September 2022, Pukul 18:30 WIB - Selesai

Rasa Kebanggaan Terhadap Desa Pleret, Peninggalan Kerajaan Mataram

Yogyakarta, 7 September 2022 – Dalam beberapa tahun terakhir, Pengembangan wisata di berbagai daerah di Indonesia menjadi topic utama yang selalu diperbincangkan. Dengan beranekaragam budaya Indonesia membuat Indonesia menjadi sangat banyak wisata yang dapat dikembangkan. Dari desa sampai kota semua menjadi satu sinergi yang saling berikatan. Destinasi wisata memang menjadi hiburan masyarakat Indonesia, bahkan turis dari luar negri pun banyak yang datang ke Indonesia hanya untuk berlibur sekedar menikmati wisata-wisata yang ada di Indonesia. Keunikan yang dimiliki Indonesia membuat para turis tertarik untuk berlibur ke Indonesia. Salah satu keunikan tersebut adalah peninggalan jaman kerajaan-kerajaan yang masih terjaga. Semua kalangan masyarakat Indonesia bersama pemerintahan Indonesia selalu menjaga peninggalan-peninggalan leluhur jaman dulu.

Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa peninggalan leluhur itu harus dijaga, dilestarikan, dan sangat sacral. Yogyakarta merupakan kota yang masih kental dengan suasana kerajaanya. Dari bangunan-bangunan, benda-benda, dan kebudayaanya masih terjaga dengan baik. Namun dibalik kota Yogyakarta yang sangat indah itu, tak bisa dilepaskan dari daerah Kotagede, Kerto, dan Pleret. Sejarah menuliskan bahwa Ki Ageng Pemanahan dianugerahkan tanah di Alas Mentaok (sekarang Kotagede, Yogyakarta) oleh Jaka Tingkir dan Sultan Hadiwijaya sebagai raja dari kerajaan Pajang. Setelah Ki Ageng Pemanahan meninggal lalu di teruskan oleh putranya bernama Danang Sutawijaya sebagai Raja Pertama Kerajaan Mataram Islam bergelar Panembahan Senopati yang merupakan cikal bakal Kasultanan Ngayogyakarta. Lalu berdirilah kerajaan mataram di bagian selatan di daerah Kerto, Pleret pada masa kejayaan raja sultan agung yang merupakan keturunan dari kerajaan mataram kotagede.

Dalam beberapa tahun terakhir melihat dari berbagai peninggalan yang ada di daerah pleret ini, masyarakat bersama pemerintah mulai menjaga, memperbaiki, dan melestarikan semua yang menjadi peninggalan leluhur. Termasuk dalam pengembangan wisatanya. Dari sinilah desa wisata di daerah pleret mulai bermunculan dan mulai dikembangkan.

Dari berbagai kalangan masyarakat yang ada di daerah Pleret, Bantul. Ada salah satu masyarakat asli Pleret yang ikut menjaga, melestarikan peninggalan yang ada di Pleret. Ia adalah Alvyno Wibisono, yang juga seorang musisi Pop Jawa berbakat yang berasal dari Pleret Bantul, solois asal Yogyakarta yang baru memulai debutnya di tahun 2022. Musisi yang sering di sapa Alvyn ini juga ikut ambil alih dalam pengembangan kemajuan pleret kedepanya. Bermula dari idenya membuat lagu “MARS DESA PLERET” yang sukses menjadi lagu wajib setelah Indonesia Raya untuk masyarakat Pleret. Untuk debutnya sendiri, musisi yang akrab disapa Alvyn ini memperkenalkan sebuah jingle yang ia beri judul Gerbang Pleret. Jingle pertamanya yang ia tulis sendiri ini dirilis secara resmi pada hari ini, Rabu (7/9/2022) melalui banyak platform dengar digital.

Alvyn menuturkan, ketertarikannya terhadap Desa Pleret sudah sejak lama ia rasakan. Bermula dari keinginanya mencari tahu sejarah cerita Kerajaan di daerah Pleret hingga berkeinginan mengembangkan desa tersebut. Karena ia adalah seorang musisi tak lepas juga ia membuatkan lagu-lagu yang menjadi Jargon untuk masyarakat desa pleret.

Berbeda dengan lagu “MARS DESA PLERET” Lagu Gerbang Pleret mengambil genre Musik Pop Jawa. Dengan instrument gitar akustik, dipadukan dengan instrument Cak dan Cuk, membuat nuansa musik akustik yang sangat ringan untuk didengarkan. Selain dari musiknya yang ringan lirik lagunya pun menggunakan bahasa jawa. Bahasa yang sehari-hari digunakan masyarakat Pleret, sehingga akan mudah dicerna dan dinyanyikan, ucap Alvyn. Setelah lagu Gerbang Pleret ini ia akan melanjutkan berkarya dengan genre musik yang sama yang pastinya tidak lama lagi akan segera di release juga.

Gerbang Pleret sendiri mengisahkan tentang Desa Pleret Bantul yang maju dan makmur. Dimana di Desa Pleret ini banyak wisata yang sangat mantap untuk dikunjungi. Masyarakat yang sangat ramah, Peninggalan kerajaan yang masih terjaga, yang menjadi keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Dan hal itulah yang membuat Desa Pleret kedepanya akan semakin maju, tutur Alvyn.

Alvyn mengibaratkan dirinya sedang jalan-jalan di daerah Pleret bantul. Ia melihat ternyata banyak wisata yang sudah berjalan dan yang berpotensi untuk dikembangkan yang mantap pastinya. Dengan berbagai potensi dan peninggalan leluhur ini ia mengajak masyarakat untuk menjaga peninggalan yang berpotensi itu. Disebut juga tempat yang bernama “Gerbang Pleret” dalam liriknya. “Gerbang Pleret” berfilosofi sebagai pintu masuk Desa Pleret. Sebagai payung dari segala peninggalan-peninggalan dan wisata-wisata yang ada di Desa Pleret. Salah satu tempat wisata yang ada di Pleret adalah Taman Senja Ngelo yang berada di Desa Kanoman. Letaknya dipinggir sungai membuat tempat ini semakin asyik untuk dikunjungi. papar Alvyn.

Bagi Alvyn, hal yang ia ceritakan dalam lagu Gerbang Pleret ini dapat menggambarkan suasanya di Desa Pleret, dan menyadarkan ke semua masyarakat agar sadar akan potensi besar yang dimiliki Desa Pleret. Lewat lagu ini dapat mengajak semua kalangan masyarakat untuk selalu menjaga warisan peninggalab-peninggalan leluhur. tambah Alvyn. (*)

Artist : Alvyno Wibisono

Song & lyrics : Alvyno Gian Maulana Pasha

Arranger : Sasi Kirono & Adiyatma Raharjo

Producers : Sasi Kirono & Alvyno Wibisono

Mixed & Mastered: Sasi Kirono at Satrio Piningit Studio

Labels : -

Link Lagu : https://www.youtube.com/watch?v=dz2JcKEx1Hk

Link's Kami:

Logo Pengelola Gerbang Pleret - Gerbang Management